4 Investasi Jangka Pendek yang Patut Dicoba Generasi Milenial

Kesadaran untuk mempersiapkan masa depan jadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya minat berinvestasi di kalangan milenial belakangan ini. Bentuk penanaman modal yang dipilih pun kian beragam, dari investasi jangka pendek hingga investasi jangka panjang.

Umumnya investasi jangka pendek dipilih untuk memenuhi kebutuhan finansial dalam jangka pendek pula. Sebab Anda tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan cuan. Nah, bagi Anda yang masih pemula dalam dunia investasi, empat jenis investasi jangka pendek berikut ini bisa jadi referensi pilihan. 

Investasi Jangka Pendek untuk Pemula

Dalam memilih instrumen investasi tentunya dibutuhkan pertimbangan. Apalagi untuk pemula. Supaya terhindar dari kerugian Anda harus memilih investasi dengan penetapan modal awal tidak terlalu besar tapi mampu mendatangkan keuntungan.

  1. Peer-to-peer Lending

Bagi Anda yang mencari jenis investasi jangka pendek, Peer-to-peer Lending atau P2P Lending bisa jadi pilihan. Memilih P2P Lending menjadi instrumen investasi berarti Anda dapat memberikan pinjaman pada suatu bisnis. Keuntungan yang Anda peroleh bersumber dari suku bunga pinjaman tersebut. 

Peer-to-peer Lending berjalan dengan sistem yang hampir serupa marketplace. Hanya saja, platform tersebut berisi pendana dan peminjam P2P Lending. Tak perlu risau perihal keamanan. Sebab melalui platform tersebut, Anda sebagai pendana mempunyai akses untuk menelusuri data peminjam. Termasuk riwayat keuangan, pendapatan, hingga tujuan peminjaman.

  1. Reksa Dana

Reksa dana dapat Anda pilih sebagai investasi jangka pendek maupun panjang. Untuk investasi berjangka pendek, reksa dana pasar uang bisa jadi pilihan pas. Pada reksa dana berjangka pendek, 100% aktiva disalurkan pada obligasi maupun Sertifikat Bank Indonesia.

Reksadana jadi pilihan banyak pemula karena adanya manajer investasi yang bertugas mengelola uang investor. Dengan begitu investor tak perlu bersusah payah memikirkan cara untuk memperoleh keuntungan dari investasi jenis ini.

  1. Deposito Berjangka

Untuk melakukan investasi ini, Anda dapat menyimpan sejumlah uang di bank dalam jangka waktu tertentu. Waktu yang diperlukan bisa 3 bulan, 6 bulan, satu tahun, ataupun lebih tergantung pada kesepakatan awal. Nantinya nila investasi Anda akan meningkat karena bunga setelah disimpan selama waktu tersebut. Meski begitu, Anda tidak diperkenankan mengambil uang sebelum jatuh tempo. 

  1. Forex atau Valas

Jenis investasi yang satu ini bisa jadi pilihan pas bila Anda menginginkan keuntungan yang lebih cepat. Terlebih lagi jika Anda menguasai ilmu forex, keuntungan yang diperoleh bisa berkali lipat dari modal awal berinvestasi. Begitu pun sebaliknya. Investasi forex tanpa ilmu dasar dapat menimbulkan risiko lebih besar untuk kehilangan uang.

Itulah empat investasi jangka pendek yang bisa dicoba oleh kaum milenial. Jika Anda masih pemula dalam hal investasi, akan lebih bijak ketika memilih instrumen investasi yang lebih aman dan tidak menyebabkan risiko kehilangan modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *