Cara Hitung Masa Ovulasi Ketika Siklus Menstruasi Rutin Maupun Tidak

Berhubungan intim pada masa ovulasi, dipercaya akan mendekatkan Anda pada program kehamilan. Meskipun begitu, tidak semua orang memahami kapan masa itu berlangsung. Anda harus menemukan cara hitung masa ovulasi Anda sehingga Anda akan mengetahui waktu yang tepat untuk berhubungan intim dengan pasangan Anda.

Temukan cara hitung masa ovulasi Anda dengan beberapa cara berikut ini.

Kenali waktu menstruasi secara tepat

Apakah Anda memiliki siklus menstruasi rutin? Berapa banyak hari yang Anda miliki sebelum datang masa menstruasi berikutnya? Informasi yang sering diabaikan ini nyatanya memiliki inti yang penting yang perlu Anda Ketahui. Jika Anda tidak terlalu yakin berapa lama dan juga seberapa rutin siklus menstruasi Anda, Anda harus melakukan beberapa langkah berikut.

Tandai kalender Anda pada hari pertama Anda mendapatkan menstruasi. Selanjutnya, hitung hari pada siklus Anda mendapatkan hari pertama menstruasi kembali. Inilah cara menghitung siklus menstruasi yang benar. Ketika telah mendapatkan satu bulan perputaran siklus menstruasi, Anda perlu melakukannya kembali untuk beberapa bulan ke depan. 

Sehingga Anda akan mendapatkan rerata siklus menstruasi rutin Anda. untuk wanita, rata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari, namun semua wanita berbeda, dapat lebih maupun kurang, kisarannya adalah 21 sampai 35 hari. Inipun dapat berubah dari bulan ke bulan.

Jika siklus menstruasi rutin

Waktu ovulasi secara garis besar adalah masa ovulasi Anda, dimana Anda dan pasangan dapat melakukan proses fertilisasi.

Jika siklus menstruasi Anda normal, Anda dapat melakukan perhitungan matematika sederhana yaitu pada rata-rata hari siklus menstruasi Anda, ovulasi akan terjadi sekitar 14 hari sebelum hari pertama menstruasi, atau dapat berarti pula pada hari keempat belas pada siklus menstruasi 28 harian. Kurangi angka 14 tersebut dengan lama siklus Anda, Anda kemudian akan mendapatkan hari ovulasi Anda. Contoh, pada wanita dengan rerata siklus menstruasi 27 hari, maka mungkin akan mendapatkan masa ovulasi pada angka 13.

Bagaimana jika siklus menstruasi tidak rutin?

Cek perubahan suhu tubuh Anda setiap pagi hari pada waktu yang sama sebelum Anda bangkit dari tempat tidur Anda. Kebanyakan wanita akan meningkat suhu tubuhnya sekitar 1,5 derajat 1 sampai 2 hari setelah ovulasi. Suhu tubuh ini disebut suhu tubuh basal.

Selain mengecek perubahan suhu tubuh, Anda dapat menggunakan alat prediksi ovulasi dengan cara sama yaitu mengecek suhu, namun mungkin akan lebih akurat. Alat ini akan bekerja dengan meningkatkan LH (luteinizing hormone) pada urin Anda. Ketika level LH meningkat, maka itu adalah salah satu tanda ovari Anda siap mengeluarkan sel telur untuk dibuahi. 

Selanjutnya adalah mengenali lendir yang biasanya berwarna seperti putih telur mentah yang menandakan bahwa Anda tengah memasuki masa ovulasi. Itulah cara hitung masa ovulasi yang bisa anda lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *